Selamat siang pak Menteri,
bagaimana komentar anda menyikapi anak - anak kita yang putus asa menghadapi kebijakan anda pada UAN 2006
Saya dengar di Jakarta sampai ada yang
bunuh diri
betapa menyedihkannya berita tersebut jika benar,
mengapa masalah evaluasi ini tidak diberikan saja sepenuhnya pada guru, anda tinggal meminta pertanggungjawaban guru atas kinerjanya tidak perlu repot - repot, ikut melakukan penilaian, karena aparat anda di luar guru tidak mengetahui kondisi anak dalam keseharian
Silahkan bandingkan dengan kebijakan perguruan tinggi, dimana peserta didiknya sudah sangat mengerti apa yang harus dilakukan, ketika mereka gagal ujian masih diberi kesempatan untuk memperbaikinya, sementara para remaja seusia SMP dan SMA, begitu dinyatakan tidak lulus langsung diberi pilihan pada ujian kejar Paket..B..atau C.... atau mengulang satu tahun lagi...............
Tolong ........bantu Kami....Pak Menteri.
suara hati kami yang sedang galau
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment