Setiap Hari aku lalui dua kali
pergi dan pulang
Seperti halnya jalan ini,
kehidupanku selalu meliuk naik turun
serta banyak macetnya
tapi indah jika dilalui pada malam hari
sunyi melenggang sendiri
apalagi dini hari
nggak percaya lalui sendiri.......
Thursday, December 14, 2006
Wednesday, December 13, 2006
Nggak Kuat liat Monitor
Nggak kuat liat Monitor Komp , mataku pedih karena semalam aku tak tidur sekejappun sampai aku tulis posting ini........ngantuk sekali.......tapi nggak bisa tidur karena kegiatanku buanyak X
PUISI CINTA ORANG ACCOUNTING
rnrnrnrnWa hai belahan jiwaku...
rnrnDebetlah cintaku di neraca hatimu
rnrnKan ku jurnal setiap transaksi rindumu
rnrnHingga setebal Laporan Keuanganku
rnrnrnrnWa hai kekasih hatiku...
rnrnJadikan aku manager investasi cintamu
rnrnKan ku hedging kasih dan sayangmu
rnrnDi setiap lembaran portofolio hatiku
rnrnrnrnBila masa jatuh tempo tlah tiba
rnrnJangan kau retur kenangan indah kita
rnrnBiarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
rnrnBerkelana di antara Aktiva dan Passiva
rnrnrnrnWahai mutiara kalbu ku
rnrnHanya kau lah Master Budget hatiku
rnrnInventory cintaku yang syahdu
rnrnGeneral Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu
Makasih Nick
rnrnDebetlah cintaku di neraca hatimu
rnrnKan ku jurnal setiap transaksi rindumu
rnrnHingga setebal Laporan Keuanganku
rnrnrnrnWa hai kekasih hatiku...
rnrnJadikan aku manager investasi cintamu
rnrnKan ku hedging kasih dan sayangmu
rnrnDi setiap lembaran portofolio hatiku
rnrnrnrnBila masa jatuh tempo tlah tiba
rnrnJangan kau retur kenangan indah kita
rnrnBiarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
rnrnBerkelana di antara Aktiva dan Passiva
rnrnrnrnWahai mutiara kalbu ku
rnrnHanya kau lah Master Budget hatiku
rnrnInventory cintaku yang syahdu
rnrnGeneral Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu
Makasih Nick
Untuk Semua Anakku
Ananda,
Diatas kertas putih hatiku ada namamu yang terukir halus dengan tinta emas
menghuni dengan abadi memberiku damai pada setiap aku menghadirkanmu
di lubuk jiwaku
Ananda,
Apapun yang terjadi, tak akan pernah ada yang bisa mengingkari
jika engkaulah makhluk sejuta makna bagi hidupku
pemegang amanah Tuhan
aku membimbing dan mendidikmu
hingga kau mampu mengenal luasnya dunia ini
namun betapa banyak salah dan khilaf ,dan dosa yang sering melukai halus perasaanmu, hanya karena keangkuhanku yang kubiarkan meretas lembut
Untuk Semua itu hanya satu kata ‘ Maaf “ yang ingin bunda sampaikan,
Ananda,
Sampai saat ini, kala kau sudah merasa mampu menyambung citaku
Kejarlah cita itu .
Ananda,
Kini jarak mungkin akan memisahkan kita ,
ketika kau menghadapi rumitnya perjalanan hidup ini,
aku ingin aku dekat dan selalu memelukmu
berbagi rasa mencurahkan gundah dan penat yang melanda.
Ananda,
Meski aku tak bisa memberi apa yang yang engkau mau,
tapi akan beri kau kepercayaan untuk senantiasa berbakti semoga ada damai dan tentram dalam hidupmu sampai akhir hayat nanti.
Amien
Diatas kertas putih hatiku ada namamu yang terukir halus dengan tinta emas
menghuni dengan abadi memberiku damai pada setiap aku menghadirkanmu
di lubuk jiwaku
Ananda,
Apapun yang terjadi, tak akan pernah ada yang bisa mengingkari
jika engkaulah makhluk sejuta makna bagi hidupku
pemegang amanah Tuhan
aku membimbing dan mendidikmu
hingga kau mampu mengenal luasnya dunia ini
namun betapa banyak salah dan khilaf ,dan dosa yang sering melukai halus perasaanmu, hanya karena keangkuhanku yang kubiarkan meretas lembut
Untuk Semua itu hanya satu kata ‘ Maaf “ yang ingin bunda sampaikan,
Ananda,
Sampai saat ini, kala kau sudah merasa mampu menyambung citaku
Kejarlah cita itu .
Ananda,
Kini jarak mungkin akan memisahkan kita ,
ketika kau menghadapi rumitnya perjalanan hidup ini,
aku ingin aku dekat dan selalu memelukmu
berbagi rasa mencurahkan gundah dan penat yang melanda.
Ananda,
Meski aku tak bisa memberi apa yang yang engkau mau,
tapi akan beri kau kepercayaan untuk senantiasa berbakti semoga ada damai dan tentram dalam hidupmu sampai akhir hayat nanti.
Amien
Aku Bertanya Tentang Kekasihku
Aku bertanya pada malam
dimana kau sembunyikan wajah kasihku ?
malam menjawab;
'kekasihmu akan datang setelah kau serahkan jiwamu padaku'
Aku bertanya pada bintang
dimana bisa kujumpai kasihku malam ini ?
bintang menjawab;
'kau akan jumpai dalam teropongku saat bermimpi'
Lalu aku bertanya pada peraduanku
apakah kau siap mengantarku berjumpa dengan kekasihku ?
peraduan menjawab;
'setiap nafasku adalah pengabdian untukmu'
Aku terlelap
mimpi memuai rinduku terbengkelai
dimana kau sembunyikan wajah kasihku ?
malam menjawab;
'kekasihmu akan datang setelah kau serahkan jiwamu padaku'
Aku bertanya pada bintang
dimana bisa kujumpai kasihku malam ini ?
bintang menjawab;
'kau akan jumpai dalam teropongku saat bermimpi'
Lalu aku bertanya pada peraduanku
apakah kau siap mengantarku berjumpa dengan kekasihku ?
peraduan menjawab;
'setiap nafasku adalah pengabdian untukmu'
Aku terlelap
mimpi memuai rinduku terbengkelai
Selamat Siang Pak Mendiknas
Selamat siang pak Menteri,
bagaimana komentar anda menyikapi anak - anak kita yang putus asa menghadapi kebijakan anda pada UAN 2006
Saya dengar di Jakarta sampai ada yang
bunuh diri
betapa menyedihkannya berita tersebut jika benar,
mengapa masalah evaluasi ini tidak diberikan saja sepenuhnya pada guru, anda tinggal meminta pertanggungjawaban guru atas kinerjanya tidak perlu repot - repot, ikut melakukan penilaian, karena aparat anda di luar guru tidak mengetahui kondisi anak dalam keseharian
Silahkan bandingkan dengan kebijakan perguruan tinggi, dimana peserta didiknya sudah sangat mengerti apa yang harus dilakukan, ketika mereka gagal ujian masih diberi kesempatan untuk memperbaikinya, sementara para remaja seusia SMP dan SMA, begitu dinyatakan tidak lulus langsung diberi pilihan pada ujian kejar Paket..B..atau C.... atau mengulang satu tahun lagi...............
Tolong ........bantu Kami....Pak Menteri.
suara hati kami yang sedang galau
bagaimana komentar anda menyikapi anak - anak kita yang putus asa menghadapi kebijakan anda pada UAN 2006
Saya dengar di Jakarta sampai ada yang
bunuh diri
betapa menyedihkannya berita tersebut jika benar,
mengapa masalah evaluasi ini tidak diberikan saja sepenuhnya pada guru, anda tinggal meminta pertanggungjawaban guru atas kinerjanya tidak perlu repot - repot, ikut melakukan penilaian, karena aparat anda di luar guru tidak mengetahui kondisi anak dalam keseharian
Silahkan bandingkan dengan kebijakan perguruan tinggi, dimana peserta didiknya sudah sangat mengerti apa yang harus dilakukan, ketika mereka gagal ujian masih diberi kesempatan untuk memperbaikinya, sementara para remaja seusia SMP dan SMA, begitu dinyatakan tidak lulus langsung diberi pilihan pada ujian kejar Paket..B..atau C.... atau mengulang satu tahun lagi...............
Tolong ........bantu Kami....Pak Menteri.
suara hati kami yang sedang galau
.... Ini Gambaran Expresi saat pengumuman UAN2006
Berbagai reaksi diungkapkan oleh Anak2 ku ketika mereka menerima pemberitahuan soal
lulus atau tidaknya mereka
setelah menempuh Ujian Akhir Nasional 2006 terserah anda untuk mengartikannya
lulus atau tidaknya mereka
setelah menempuh Ujian Akhir Nasional 2006 terserah anda untuk mengartikannya
Dimana Muara itu berada.....?????
Kutulis lagi disini
saat resah menyergap
tak tau pada siapa harus kutumpahkan
padamu kah kau kekasih hati
atau mestikah kupendam dalam hati yang paling dalam
saat tersadar kadang memang aku merasa
betapa kecil dan terpencinya diri ini
dalam jaga kucoba renungkan perjalanan ini.....
Dimanakah muara hidup ini
'tuk lepaskan resah ke laut bebas kehidupan....
TUHAN.....
tunjukan pada ku, dimana aku harus berlabuh
TUHAN.......
Tunjukan padaku dimana aku harus berteduh
Dipangkuan MU...ku ingin bersimpuh
" Tapi mengapa aku tak mampu......................................."
Kutulis lagi disini
saat resah menyergap
tak tau pada siapa harus kutumpahkan
padamu kah kau kekasih hati
atau mestikah kupendam dalam hati yang paling dalam
saat tersadar kadang memang aku merasa
betapa kecil dan terpencinya diri ini
dalam jaga kucoba renungkan perjalanan ini.....
Dimanakah muara hidup ini
'tuk lepaskan resah ke laut bebas kehidupan....
TUHAN.....
tunjukan pada ku, dimana aku harus berlabuh
TUHAN.......
Tunjukan padaku dimana aku harus berteduh
Dipangkuan MU...ku ingin bersimpuh
" Tapi mengapa aku tak mampu......................................."
Bandung Panas euy
Panas sekali Kota Bandung hari ini, nggak enak tuk kemana2, mau nengok temen yang sakit aja jadi males, 'n di tangguhkan sampai sore hari biar cuaca agak mendingan , nggak terlalu panasss......
Sedang tugas negara
Berhubung adanya tugas negara dari hari senin sampai hari rabu .. posting,.. blog nya di pending dulu
Hi.....ANDRA
andra_cc82 (7:38:24 PM): hallo,,,,
andra_cc82 (7:38:29 PM): mas..ini
kang_waw (7:38:34 PM): hai....
andra_cc82 (7:38:41 PM): gw andra di m3 blog
kang_waw (7:38:43 PM): yup
kang_waw (7:39:01 PM): kamu dari medan kan
andra_cc82 (7:39:10 PM): tau kian..?
kang_waw (7:39:45 PM): liat aja di photo gallery blog saya
andra_cc82 (7:39:53 PM): yu..
andra_cc82 (7:40:02 PM): bener banget,,
kang_waw (7:40:21 PM): :))
andra_cc82 (7:40:31 PM): ntar..
kang_waw (7:40:37 PM): OK
andra_cc82 (7:41:31 PM): bentar ya mas..coz
andra_cc82 (7:42:19 PM): agak lambat neh..com gw..
andra_cc82 (7:42:20 PM): mas kok susah dibuka..
kang_waw (7:43:30 PM): oh...sorry aku lagi up date
kang_waw (7:43:42 PM): ntar saya tutup dulu update nya
andra_cc82 (7:44:08 PM): emang ngaruh ya mas..?
kang_waw (7:44:23 PM): jelas atuh geuliz
andra_cc82 (7:44:37 PM): q ga tau,,ne..
andra_cc82 (7:44:46 PM): maklumnya gaptek..
andra_cc82 (7:38:29 PM): mas..ini
kang_waw (7:38:34 PM): hai....
andra_cc82 (7:38:41 PM): gw andra di m3 blog
kang_waw (7:38:43 PM): yup
kang_waw (7:39:01 PM): kamu dari medan kan
andra_cc82 (7:39:10 PM): tau kian..?
kang_waw (7:39:45 PM): liat aja di photo gallery blog saya
andra_cc82 (7:39:53 PM): yu..
andra_cc82 (7:40:02 PM): bener banget,,
kang_waw (7:40:21 PM): :))
andra_cc82 (7:40:31 PM): ntar..
kang_waw (7:40:37 PM): OK
andra_cc82 (7:41:31 PM): bentar ya mas..coz
andra_cc82 (7:42:19 PM): agak lambat neh..com gw..
andra_cc82 (7:42:20 PM): mas kok susah dibuka..
kang_waw (7:43:30 PM): oh...sorry aku lagi up date
kang_waw (7:43:42 PM): ntar saya tutup dulu update nya
andra_cc82 (7:44:08 PM): emang ngaruh ya mas..?
kang_waw (7:44:23 PM): jelas atuh geuliz
andra_cc82 (7:44:37 PM): q ga tau,,ne..
andra_cc82 (7:44:46 PM): maklumnya gaptek..
Hikmah di balik Merapi dan Himpitan Lempeng Benua
Dr.-Ing. Fahmi Amhar
Peneliti Utama Geodesi, Bakosurtanal
Merapi akhirnya meletus Senin (15/5/2006) pagi. Meski
sudah cukup merepotkan dan sempat membuat jenuh pengungsi
dan pemerintah yang mengurusinya, letusan ini agak
"melegakan". Ibarat orang kebelet tapi belum bisa kentut,
sekarang kentutnya sudah keluar.
Namun tentu tidak begitu bagi para ilmuwan yang terkait
gunung api. Karena aktivitas Merapi ini ternyata "diikuti
kawan-kawannya", yaitu Marapi dan Talang di Sumatera
Barat, Anak Krakatau di Selat Sunda, Gede dan Pangrango di
Jawa Barat, Dieng di Jawa Tengah, Semeru dan Kelud di Jawa
Timur, Tambora di Nusa Tenggara Barat, Lokon, Soputan dan
Karangetang di Sulawesi Utara, dan Awu di Sangir Talaud.
Secara fisik, magma dalam tiap gunung api tersebut tidak
selalu berhubungan langsung. Namun gunung-gunung tersebut
berada pada satu lempeng benua yang saling bergerak. Para
ahli geodesi telah memonitor pergerakan ini dengan cara
sebagai berikut:
Peneliti Utama Geodesi, Bakosurtanal
Merapi akhirnya meletus Senin (15/5/2006) pagi. Meski
sudah cukup merepotkan dan sempat membuat jenuh pengungsi
dan pemerintah yang mengurusinya, letusan ini agak
"melegakan". Ibarat orang kebelet tapi belum bisa kentut,
sekarang kentutnya sudah keluar.
Namun tentu tidak begitu bagi para ilmuwan yang terkait
gunung api. Karena aktivitas Merapi ini ternyata "diikuti
kawan-kawannya", yaitu Marapi dan Talang di Sumatera
Barat, Anak Krakatau di Selat Sunda, Gede dan Pangrango di
Jawa Barat, Dieng di Jawa Tengah, Semeru dan Kelud di Jawa
Timur, Tambora di Nusa Tenggara Barat, Lokon, Soputan dan
Karangetang di Sulawesi Utara, dan Awu di Sangir Talaud.
Secara fisik, magma dalam tiap gunung api tersebut tidak
selalu berhubungan langsung. Namun gunung-gunung tersebut
berada pada satu lempeng benua yang saling bergerak. Para
ahli geodesi telah memonitor pergerakan ini dengan cara
sebagai berikut:
SOFYAN ATS-TSAURI ( he...he....he...)
Suatu hari Sofyan bersama seorang sahabatnya lewat di depan rumah seorang terkemuka. Sahabatnya terpesona memandang, serambi rumah itu. Sofyan mencela perbuatan temannya itu: "Jika engkau beserta orang-orang yang seperti engkau ini tidak terpesona dengan istana-istana mereka! niscaya mereka tidak bermegah-megah seperti ini. Dengan terpesona seperti itu engkau ikut berdosa di dalam sikap bermegah-megah mereka".
Seorang tetangga Sofyan meninggal dunia, Sofyan pun pergi untuk membacakan doa pada penguburannya. Setelah selesai, terdengar olehnya orang-orang berkata: "Almarhum adalah seorang yang baik". "Seandainya aku ketahui bahwa orang-orang lain menyukai almarhum", kata Sofyan, "niscaya aku tidak turut di dalam penguburan ini. Jika seseorang bukan munafik, maka orang-orang lain tidak akan menyukainya!"
Suatu hari Sofyan salah mengenakan pakaiannya. Ketika hal ini dikatakan kepadanya, ia segera hendak memperbaiki pakaiannya tetapi cepat-cepat dibatalkannya pula niatnya itu, dan berkata, "Aku mengenakan pakaian ini karena Allah dan aku tak ingin meng-ubahnya hanya karena manusia".
Seorang pemuda mengeluh karena tidak sempat menunaikan ibadah haji. Sofyan menegurnya: "Telah empat puluh kali aku menunaikan ibadah haji. Semuanya akan kuberikan kepadamu asalkan engkau mau memberikan keluhanmu itu kepadaku". "Baiklah", si pemuda menjawab. Malam harinya di dalam mimpinya Sofyan mendengar sebuah suara yang berkata kepadanya: "Engkau mendapat keuntungan yang sedemikian besarnya sehingga apabila dibagi-bagikan kepada semua jama'ah di Padang Arafah, niscaya setiap orang di antara mereka menjadi kaya raya".
Suatu hari ketika Sofyan sedang memakan sepotong roti lewatlah seekor anjing. Anjing itu diberinya roti secabik demi secabik. Seseorang bertanya kepada Sofyan: "Mengapa roti itu tidak engkau makan beserta anak-isterimu?" "Jika anjing ini kuberi roti", jawab Sofyan, "niscaya ia akan menjagaku sepanjang malam sehingga aku dapat beribadah dengan tenang, Jika roti ini kuberikan kepada anak-isteriku niscaya mereka akan menghalangi diriku untuk beribadah kepada Allah".
Pada suatu ketika Sofyan melakukan perjalanan ke Mekkah, ia diusung di atas sebuah tandu. Selama di dalam perjalanan, Sofyan menangis terus-menerus. Seorang sahabat yang menyertainya bertanya, "Apakah engkau menangis karena takut akan dosa-dosamu?' Sofyan mengulurkan tangannya dan mencabut beberapa helai jerami.
"Dosa-dosaku memang banyak, tetapi semuanya tidaklah lebih berarti daripada segenggam jerami ini bagiku. Yang membuat aku takut adalah apakah imanku benar-benar iman atau bukan".
Betapa cintanya Sofyan terhadap semua makhluk Allah. Suatu hari ketika berada di pasar, ia meLihat seekor burung di dalam sangkar. Si burung mengepak-ngepakkan sayap dan mencicit-cicit dengan sedihnya. Sofyan membeli burung itu lalu melepaskannya. Setiap malam burung itu datang ke rumah Sofyan, menunggui Sofyan apabila ia sedang shalat dan sekali-sekali hinggap di tubuhnya. Ketika Sofyan meninggal dunia dan mayatnya diusung ke pemakaman, si burung ikut pula mengantarkannya dan seperti pengantar-pengantar yang lain ia pun mencicit-cicit sedih. Ketika mayat Sofyan diturunkan ke dalam tanah, si burung menyerbu masuk ke dalam kuburan itu. Kemudian terdengarlah suara dari dalam kuburan itu: "Allah Yang Maha Besar telah memberi ampunan kepada Sofyan karena telah menunjukkan belaskasih kepada makhluk-makhluk-Nya". Si burung mati pula menyertai Sofyan.
Seorang tetangga Sofyan meninggal dunia, Sofyan pun pergi untuk membacakan doa pada penguburannya. Setelah selesai, terdengar olehnya orang-orang berkata: "Almarhum adalah seorang yang baik". "Seandainya aku ketahui bahwa orang-orang lain menyukai almarhum", kata Sofyan, "niscaya aku tidak turut di dalam penguburan ini. Jika seseorang bukan munafik, maka orang-orang lain tidak akan menyukainya!"
Suatu hari Sofyan salah mengenakan pakaiannya. Ketika hal ini dikatakan kepadanya, ia segera hendak memperbaiki pakaiannya tetapi cepat-cepat dibatalkannya pula niatnya itu, dan berkata, "Aku mengenakan pakaian ini karena Allah dan aku tak ingin meng-ubahnya hanya karena manusia".
Seorang pemuda mengeluh karena tidak sempat menunaikan ibadah haji. Sofyan menegurnya: "Telah empat puluh kali aku menunaikan ibadah haji. Semuanya akan kuberikan kepadamu asalkan engkau mau memberikan keluhanmu itu kepadaku". "Baiklah", si pemuda menjawab. Malam harinya di dalam mimpinya Sofyan mendengar sebuah suara yang berkata kepadanya: "Engkau mendapat keuntungan yang sedemikian besarnya sehingga apabila dibagi-bagikan kepada semua jama'ah di Padang Arafah, niscaya setiap orang di antara mereka menjadi kaya raya".
Suatu hari ketika Sofyan sedang memakan sepotong roti lewatlah seekor anjing. Anjing itu diberinya roti secabik demi secabik. Seseorang bertanya kepada Sofyan: "Mengapa roti itu tidak engkau makan beserta anak-isterimu?" "Jika anjing ini kuberi roti", jawab Sofyan, "niscaya ia akan menjagaku sepanjang malam sehingga aku dapat beribadah dengan tenang, Jika roti ini kuberikan kepada anak-isteriku niscaya mereka akan menghalangi diriku untuk beribadah kepada Allah".
Pada suatu ketika Sofyan melakukan perjalanan ke Mekkah, ia diusung di atas sebuah tandu. Selama di dalam perjalanan, Sofyan menangis terus-menerus. Seorang sahabat yang menyertainya bertanya, "Apakah engkau menangis karena takut akan dosa-dosamu?' Sofyan mengulurkan tangannya dan mencabut beberapa helai jerami.
"Dosa-dosaku memang banyak, tetapi semuanya tidaklah lebih berarti daripada segenggam jerami ini bagiku. Yang membuat aku takut adalah apakah imanku benar-benar iman atau bukan".
Betapa cintanya Sofyan terhadap semua makhluk Allah. Suatu hari ketika berada di pasar, ia meLihat seekor burung di dalam sangkar. Si burung mengepak-ngepakkan sayap dan mencicit-cicit dengan sedihnya. Sofyan membeli burung itu lalu melepaskannya. Setiap malam burung itu datang ke rumah Sofyan, menunggui Sofyan apabila ia sedang shalat dan sekali-sekali hinggap di tubuhnya. Ketika Sofyan meninggal dunia dan mayatnya diusung ke pemakaman, si burung ikut pula mengantarkannya dan seperti pengantar-pengantar yang lain ia pun mencicit-cicit sedih. Ketika mayat Sofyan diturunkan ke dalam tanah, si burung menyerbu masuk ke dalam kuburan itu. Kemudian terdengarlah suara dari dalam kuburan itu: "Allah Yang Maha Besar telah memberi ampunan kepada Sofyan karena telah menunjukkan belaskasih kepada makhluk-makhluk-Nya". Si burung mati pula menyertai Sofyan.
Friday, December 08, 2006
Thursday, December 07, 2006
Aku Bertanya tentang kekasihku
Aku bertanya pada malam
dimana kau sembunyikan wajah kasihku ?
malam menjawab;
'kekasihmu akan datang setelah kau serahkan jiwamu padaku'
Aku bertanya pada bintang
dimana bisa kujumpai kasihku malam ini ?
bintang menjawab;
'kau akan jumpai dalam teropongku saat bermimpi'
Lalu aku bertanya pada peraduanku
apakah kau siap mengantarku berjumpa dengan kekasihku ?
peraduan menjawab;
'setiap nafasku adalah pengabdian untukmu'
Aku terlelap
mimpi memuai rinduku terbengkelai
dimana kau sembunyikan wajah kasihku ?
malam menjawab;
'kekasihmu akan datang setelah kau serahkan jiwamu padaku'
Aku bertanya pada bintang
dimana bisa kujumpai kasihku malam ini ?
bintang menjawab;
'kau akan jumpai dalam teropongku saat bermimpi'
Lalu aku bertanya pada peraduanku
apakah kau siap mengantarku berjumpa dengan kekasihku ?
peraduan menjawab;
'setiap nafasku adalah pengabdian untukmu'
Aku terlelap
mimpi memuai rinduku terbengkelai
Subscribe to:
Posts (Atom)

